Tampang Sangar dan Bertato, Napi Ini Tak Kuasa Menahan Tangis saat Disuntik Vaksin
Dijelaskan oleh Sugito, vaksinasi yang digelar merupakan kerja sama antara Lapas Purwokerto dengan Korem 071 Wijayakusuma, Rumah Sakit Tentara (RST) Wijayakusuma dan Dinas Kesehatan Banyumas. “Kami berterima kasih, karena ada vaksinasi untuk warga binaan yang memang rentan terhadap covid-19,” ujarnya.
Menurut Sugito ada prokes yang tidak dapat dilaksanakan adalah physical distancing atau jaga jarak. Sebab, kapasitas ruang dengan jumlah penghuni tidak seimbang.
“Kapasitas ruangan di Lapas Purwokerto hanya untuk 488 orang, tetapi kenyataannya, saat sekarang harus digunakan untuk 696 warga binaan. Sehingga tidurnya umpel-umpelan,”ujar dia.
Oleh karena itu, Lapas Purwokerto juga telah menyiapkan blok khusus untuk isolasi jika ada napi yang terindikasi covid-19. “Lapas Purwokerto mempunyai blok khusus untuk dijadikan tempat isolasi. Kapasitasnya cukup besar bisa menampung 190 warga binaan, bentuknya bertingkat,” ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni