Bripda Ahmad Kehilangan Satu Mata Terkena Bom Mapolrestabes Surabaya

Machfud mengaku sudah mengajukan nama keempat anggota polisi yang menjadi korban ledakan bom di Polrestabes Surabaya itu kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. “Mereka ini adalah pahlawan. Mereka mempertaruhkan nyawa demi keamanan bersama. Mudah-mudahan TR kenaikan pangkat segera turun,” ujarnya.
Rangkaian bom bunuh diri mengguncang Surabaya dalam dua hari terakhir. Diawali ledakan di tiga gereja pada Minggu (13/5/2018), berlanjut di Rusunawa Sidoarjo, disusul ledakan di depan Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018).
Kapolri mengatakan, dari tiga kasus ledakan bom itu semuanya dilakukan sekeluarga. Untuk serangan di tiga gereja, dalang teror diyakini Dita Oeprianto yang diidentifikasi sebagai ketua jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Surabaya.
Editor: Zen Teguh