Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : WNI Diduga Jadi Korban TPPO di Jeju, Kemlu Koordinasi dengan Polisi Korsel
Advertisement . Scroll to see content

Dijanjikan jadi LC, 4 Gadis Pekalongan Kabur usai Dipaksa Layani Pria Hidung Belang

Rabu, 07 Oktober 2026 - 16:08:00 WIB
Dijanjikan jadi LC, 4 Gadis Pekalongan Kabur usai Dipaksa Layani Pria Hidung Belang
Polisi menangkap wanita diduga mami yang mempekerjakan gadis di bawah umur di tempat hiburan malam untuk melayani rpia hidung belang di Jember. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

SIDOARJO, iNews.id – Empat gadis asal Pekalongan dan Pemalang, Jawa Tengah, berhasil diselamatkan petugas Satlantas Polresta Sidoarjo di kawasan Medaeng, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (7/10/2026). 

Keempatnya merupakan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melarikan diri dari sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Jember. 

Selain menyelamatkan keempat korban anak, polisi di lokasi yang sama juga mengamankan seorang wanita terduga pelaku TPPO yang berperan sebagai "mami" pengelola para korban. 

Penemuan para korban berawal saat anggota Brigade Motor (BM) Lantas Polresta Sidoarjo menerima laporan dari seorang driver ojek online yang mencurigai keberadaan empat remaja perempuan bersama seorang wanita di sebuah warung usai turun dari bus antarkota. 

Setelah diselidiki, terungkap bahwa para korban awalnya dijanjikan pekerjaan sebagai pemandu lagu (LC) di rumah karaoke wilayah Jember. Namun setibanya di lokasi, mereka justru dipaksa menjadi wanita panggilan untuk melayani pria hidung belang. 

"Kami menerima laporan dari salah satu driver ojek online yang mencurigai pergerakan rombongan tersebut di kawasan Medaeng, Waru. Petugas kami yang berada di lapangan langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan awal," ujar Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, Kompol Yudhi Anugerah Putra, Rabu (7/10/2026).

Saat diamankan petugas, wanita terduga pelaku tak bisa berkutik dan mengakui perbuatannya di hadapan polisi.

"Iya pak, saya akui saya salah," kata terduga pelaku saat diinterogasi singkat oleh petugas di lapangan.

Usai menjalani pemeriksaan awal di Mapolsek Waru, keempat korban beserta seorang wanita terduga pelaku langsung dilimpahkan ke Satres PPA dan TPPO Polda Jatim di Surabaya untuk proses hukum dan pendampingan psikologis lebih lanjut.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut