Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Oknum Guru SMK Karangpucung Cilacap Dinonaktifkan usai Viral Lecehkan Siswi
Advertisement . Scroll to see content

Dosen UPN Veteran Jatim Dinonaktifkan Diduga Pelecehan Verbal saat Mengajar

Senin, 05 Oktober 2026 - 17:13:00 WIB
Dosen UPN Veteran Jatim Dinonaktifkan Diduga Pelecehan Verbal saat Mengajar
Oknum dosen UPN Veteran Jawa Timur dinonaktifkan sementara usai diduga melakukan pelecehan verbal saat mengajar. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Oknum dosenUniversitas Pembangunan Nasional (UPN Veteran Jawa Timur berinisial EP (64) dinonaktifkan sementara usai diduga melakukan pelecehan dan kekerasan verbal bernuansa seksis saat mengajar.

Kasus tersebut masih ditangani Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UPN Veteran Jatim. 

Dugaan tindakan tidak menyenangkan tersebut mencuat setelah unggahan di akun menfess mahasiswa di platform Instagram mendadak tular dan menjadi perbincangan hangat di lingkungan kampus.

Dalam unggahan tersebut, sejumah mahasiswa mengeluhkan perilaku dosen EP yang dinilai sering melontarkan ucapan dan candaan tidak pantas bernuansa seksis di tengah proses perkuliahan mata kuliah Bela Negara.

Mendapati laporan sosial media tersebut, pihak rektorat langsung bergerak cepat dengan melakukan penelusuran lapangan serta meminta keterangan dari sejumlah mahasiswa yang mengikuti perkuliahan dosen bersangkutan. 

"Dari penelusuran awal, memang muncul keterangan bahwa dosen tersebut beberapa kali melontarkan candaan yang dinilai bernuansa seksis saat mengajar mata kuliah Bela Negara," kata Humas UPN Veteran Jawa Timur, Nizwan Amin, Senin (5/10/2026). 

Sebagai bentuk komitmen menjaga ruang akademik yang aman, oknum dosen EP telah dipanggil oleh Koordinator Mata Kuliah Umum (MKU) bersama Satgas PPKS UPN Jatim untuk menjalani pemeriksaan dan klarifikasi resmi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut