Kampung Tangguh, Upaya Warga Sidorejo Bersama TNI-Polri Cegah Penyebaran Covid-19
Lumbung pangan berfungsi untuk menampung donasi sembako ataupun dana yang nantinya akan disalurkan bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Desa Sidorejo. Bahkan, jika memungkinkan warga luar desa juga bisa merasakan manfaatnya.
Pantauan iNews di lokasi posko lumbung pangan, tersedia berbagai jenis sembako seperti beras minyak dan gula. Bahan-bahan pokok itu diperoleh dari donasi para sukarelawan.
Sementara posko informasi akan mendata perkembangan terkini arus keluar masuk warga desa. Dengan begitu, potensi terpapar dan menularkan secara tidak langsung Covid-19 dapat dicegah. Salah satunya dengam karantina mandiri, jika ada warga yang hasil penelusurannya memiliki riwayat dari zona merah atau kontak dengan pasien positif Covid-19.
Menurut Eddwi, hal paling mengharukan di kampung tangguh ini, jaminan tidak akan ada penolakan jika ada warga yang meninggal dunia berkaitan dengan Covid-19. Baik warga yang berstatus positif, pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pengawasan (ODP), maupun orang dengan risiko (ODR). Itu bisa dilakukan karena lokasi permakaman umum telah disiapkan dan disepakati bersama seluruh warga.
"Itu hal yang patut diapresiasi. Jadi yang dilakukan warga di Desa Sidorejo khususnya Dusun Jomblang ini seolah sudah lengkap dari hulu hingga hilir di tengah pandemi Covid-19 ini," kata perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu.
Eddwi pun berharap keberadaan kampung tangguh seperti ini bisa dicontoh di desa lain. Dengan mendirikan kampung tangguh, maka menghadapi pencegahan penyebaran covid 19 dan dampaknya menjadi tanggung jawab bersama.
Editor: Maria Christina