Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Mafia Bola, Vigit Setor Rp25 Juta agar Tidak Dikerjai Wasit

Kamis, 24 Januari 2019 - 19:55:00 WIB
Kasus Mafia Bola, Vigit Setor Rp25 Juta agar Tidak Dikerjai Wasit
Tersangka kasus dugaan pengaturan skor sepak bola Vigit Waluyo saat jumpa pers seusai diperiksa di Mapolda Jatim, Surabaya. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Tersangka kasus dugaan pengaturan skor Vigit Waluyo mengakui semua permainan dalam kompetisi sepak bola di Tanah Air ini.

Vigit juga mengaku menyetor uang puluhan juta kepada Komite Wasit Nasrul Koto. Besaran uang yang disetor adalah Rp25 juta. Uang tersebut diberikan setiap ada pertandingan. “Dan ternyata benar, setelah setor uang PSMP aman. Tidak ada gangguan dari wasit,” ucapnya seusai pemeriksaan di Mapolda Jatim, Kamis (24/1/2019).

Sigit mengungkapkan, uang tersebut disetor setiap kali PSMP main di kandang. Tujuannya agar PSMP bisa selalu menang. “Kami setor uang agar tidak dikerjai wasit,” katanya.

Meski begitu, Vigit mengelak bahwa dirinya terlibat dalam pengaturan skor. Alasannya, uang tersebut adalah imbas dari adanya tekanan PSSI. “Jadi kami berikan uang itu untuk menjamin agar kami tidak dikerjai. Kami tidak pernah melakukan pengaturan skor sama sekali,” katanya.

Vigit mengungkapkan, kebiasaan menyetor uang kepada Komite Wasit itu bermula dari perkenalannya dengan Anggota Komite Disiplin PSSI Dwi Irianto, alias Mbah Putih. Dari Mbah Putih inilah, Vigit mengaku mendapat saran agar menyetor uang kepada Komite Wasit.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut