Kasus Mafia Bola, Vigit Setor Rp25 Juta agar Tidak Dikerjai Wasit
“Kami awalnya bertemu dengan Mbah Putih. Dia memberi saran kepada saya untuk bertemu Mas Nasrul Koto. Setelah itu saya bertemu beliau, dan menanyakan tentang kenapa tim kami seperti ini. Setelah itu pertandingan kami aman-aman saja. Maksudnya sudah tidak lagi diganggu dari perwasitan,” bebernya.
Vigit berdalih, baru menghubungi oknum PSSI pada musim kompetisi 2018. Tetapi, dalam petemuan itu, tidak ada nominal uang dengan jumlah yang besar. “Pada kompetisi Liga 2 tidak ada uang besar sama sekali. Hanya Rp25 juta,” katanya.
Untuk diketahui, pagi tadi Vigit Waluyo dijemput Satgas Anti-Mafia Bola di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Porong. Vigit dibawa ke Ditreskrimum Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus pengaturan skor.
Editor: Kastolani Marzuki