Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alasan Polisi Tetapkan Gus Idris Tersangka Pelecehan Model Konten Sumpah Pocong
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Pelecehan Seksual Dua Kali Terjadi di RS National Hospital

Jumat, 26 Januari 2018 - 16:27:00 WIB
Kasus Pelecehan Seksual Dua Kali Terjadi di RS National Hospital
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Barung Mangera. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

“Polda Jatim tidak serta merta menindak terduga pelaku, tapi melakukan intensitas penyelidikan. Kita lakukan penyelidikan apakah benar standar operasional prosedur (SOP) perekrutan seorang perawat dilakukan seorang dokter laki-laki. Saksi-saksi yang dihadirkan pada saat itu juga tidak ada unsur-unsur perabaan dan memasukan ke bagian tertentu korban. Langkah terakhir menggelar kasus ini dengan menggandeng saksi ahli,” papar Barung Mangera, Jumat (26/1/2018).

Sedang kasus kedua yang menimpa pasien wanita oleh oknum perawat, polisi sudah menangkap terduga pelaku berinisial Y di sebuah hotel di Surabaya. Terkait adanya dua kasus pelecehan seksual ini, pihak RS Nastional Hospital Surabaya tidak bisa dikonfirmasi. Polda Jatim juga telah memanggil korban pelecehan seksual untuk ditindak lanjuti pemeriksaannya.

Sebelumnya, Pasien perempuan RS National Hospital Surabaya diduga mendapat perlakuan tak senonoh dari perawat laki-laki di rumah sakit itu. Perempuan cantik berinisial WD ini mendapat pelecehan saat dalam pengaruh obat bius sebelum menjalani operasi.

Dugaan pelecehan seksual ini terungkap dari video rekaman kemarahan WD terhadap pelaku yang viral. Dalam video tersebut, perempuan yang duduk di tempat tidur dan diinfus itu mengaku dia dilecehkan saat masih terpengaruh obat bius. WD tampak marah dan menangis. Didampingi keluarga dan perawat lain, dia meminta oknum perawat tersebut untuk mengakui perbuatannya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut