Nenek di Situbondo Kena Peluru Nyasar Senapan Angin, Luka di Lengan dan Dahi
Cucu korban, Supriyadi, menceritakan detik-detik saat mengetahui kondisi sang nenek yang bersimbah darah.
"Saya di rumah, katanya ada yang lempar ternyata tertembak. Nenek saya lagi mau pulang habis mencari rumput," ujarnya.
Supriyadi menambahkan bahwa luka yang dialami neneknya cukup parah dan menembus bagian tubuh tertentu.
"Lukanya di lengan sampai tembus dan di dahi," katanya.
Dia juga menyampaikan dugaan awal penyebab insiden peluru nyasar tersebut.
"Pelaku katanya lagi setting tembak malah kena orang," ucapnya.
Menindaklanjuti kejadian ini, pihak keluarga telah resmi melaporkan kasus tersebut ke aparat kepolisian setempat. Petugas bergerak cepat dan langsung mengamankan seorang terduga pelaku ke Polsek Arjasa beserta barang bukti berupa satu unit senapan angin laras panjang.
Kapolsek Arjasa AKP Iwan Sumantri, membenarkan adanya pengamanan terhadap terduga pelaku guna pemeriksaan lebih lanjut.
"Yang terlibat sudah kami amankan di polsek. Kami masih selidiki untuk mengungkap kejadiannya," kata Kapolsek.
Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami keterangan terduga pelaku serta menguji barang bukti senapan angin yang disita. Kepolisian belum memberikan kesimpulan final terkait asal pasti peluru yang melukai korban karena proses penyelidikan masih berjalan.
Editor: Donald Karouw