Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 126 Personel Polres Bantul Naik Pangkat, 13 Anggota Masuki Masa Purna Tugas
Advertisement . Scroll to see content

Pengamat: Kasus Ratna Rentan Dipolitisasi, Polisi Jangan Berlebihan

Senin, 08 Oktober 2018 - 11:59:00 WIB
Pengamat: Kasus Ratna Rentan Dipolitisasi, Polisi Jangan Berlebihan
pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surochim Abdus Salam. (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.idPolri diminta profesional dalam menangani kasus aktivis Ratna Sarumpaet. Korps berbaju coklat itu diimbau berhati-hati sebab kasus hoaks ini rentan bercampur persoalan politis.

Menurut pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surochim Abdus Salam, penanganan kasus Ratna Sarumpaet harus sesuai takaran. “Kalau sampai overdosis, empati publik bisa mendowngrade salah satu pasangan yang ikut maju dalam kontestasi Pilpres 2019,” katanya, Senin (8/10/2018).

Pada kasus ini, polisi harus proporsional. Jangan sampai ada kesan menggunakan kekuasaan untuk politik. Sebab pemilih Indonesia itu sensitif dan biasanya empati terhadap orang yang teraniaya.

“Jangan sampai polisi membuat kesan menganiaya salah satu pihak. Polisi harus bergerak di atas alas hukum, independen dan netral. Tidak bergerak untuk politik karena akan kontraproduktif terhadap pemegang kekuasaan,” ujarnya.


Surochim mengungkapkan, politisasi kasus Ratna Sarumpaet bukan hanya bisa mengakibatkan citra buruk bagi calon presiden (capres) petahana. Tetapi, juga bagi institusi Polri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut