Profil 5 Bakal Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35 NU Jombang, Siapa Paling Kuat?
Dalam rekam jejak organisasinya, Gus Salam pernah menjabat sebagai Katib PBNU di era kepemimpinan KH Said Aqil Siroj dan Wakil Ketua PWNU Jawa Timur. Ia dikenal sebagai sosok yang kritis serta mengusung gagasan pembaruan dalam tata kelola organisasi NU.
4. KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf)
Ulama, pengasuh Pesantren API Tegalrejo, sekaligus budayawan asal Magelang, Jawa Tengah ini lahir pada tahun 1973. Gus Yusuf merupakan alumni santri dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

Sempat menjabat sebagai Ketua DPW PKB Jawa Tengah pada awal tahun 2026, Gus Yusuf kemudian memilih mengundurkan diri dari jabatan politik praktis tersebut demi memfokuskan diri mengasuh pesantren serta berkhidmat penuh melayani warga Nahdliyin melalui struktur PBNU.
5. KH Abdul Ghofar Rozin (Gus Rozin)
Gus Rozin lahir di Cirebon pada 31 Juli 1976 dan tumbuh di lingkungan Pesantren Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah. Ia merupakan putra dari KH Sahal Mahfudz, Rais Aam PBNU periode 1999–2014.
Saat ini, Gus Rozin dipercaya menjabat sebagai Ketua PWNU Jawa Tengah. Pengalamannya di bidang pendidikan keagamaan serta kepemimpinan struktur jam'iyyah di Jawa Tengah menjadi modal utama dalam bursa pencalonan Ketum PBNU.
Siapakah di antara kelima tokoh terbaik Nahdliyin ini yang akan dipercaya menduduki kursi Ketua Umum PBNU periode 2026–2031? Keputusan akhir kini berada di tangan para delegasi muktamirin di arena Muktamar ke-35 NU Jombang.
Editor: Kastolani Marzuki