Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penyelundupan 18 Burung Eksotis Asal Papua
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap Koper Berlabel Makanan Siap Saji di Bandara Juanda, Ternyata Berisi Kera Ekor Panjang

Rabu, 16 September 2026 - 12:35:00 WIB
Terungkap Koper Berlabel Makanan Siap Saji di Bandara Juanda, Ternyata Berisi Kera Ekor Panjang
Upaya penyelundupan seekor anak kera ekor panjang melalui Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, berhasil digagalkan petugas. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Upaya penyelundupan seekor anak kera ekor panjang melalui Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, berhasil digagalkan petugas. Satwa hidup tersebut ditemukan disembunyikan di dalam kotak yang dimasukkan ke koper berisi pakaian milik calon penumpang pesawat.

Anak kera ekor panjang atau Macaca fascicularis itu diduga hendak dibawa dari Surabaya menuju Makassar. Untuk mengelabui petugas, kotak berwarna hitam yang berisi satwa tersebut ditempeli tulisan, Makanan Siap Saji dan disembunyikan di antara pakaian.

Upaya penyelundupan seekor anak kera ekor panjang melalui Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, berhasil digagalkan petugas. (Foto: Tangkapan layar nvideo).
Upaya penyelundupan seekor anak kera ekor panjang melalui Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, berhasil digagalkan petugas. (Foto: Tangkapan layar nvideo).

Kasus ini terungkap setelah petugas keamanan penerbangan atau aviation security (Avsec) melakukan pemeriksaan sinar-X terhadap koper di area keberangkatan domestik Bandara Juanda. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya benda yang diduga merupakan makhluk hidup di dalam koper.

Petugas kemudian memeriksa koper tersebut dan menemukan seekor anak kera ekor panjang dalam kondisi hidup. Koper itu diketahui ditinggalkan saat pemeriksaan berlangsung.

Pemilik koper diketahui merupakan pria berinisial MFS. Namun, berdasarkan informasi petugas, MFS berhasil melarikan diri setelah lebih dahulu terbang menuju Makassar.

"Saat itu memang sudah dipanggil-panggil yang punya koper tapi ternyata tidak hadir, sudah terbang dianya ke Makassar. Tentu kami mengecek, nah itu ada dalam kotak yang bertuliskan makanan cepat saji dan saat dibuka ternyata ada hewan," ujar Plt. Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur, Hudiyansyah Is Nursal.

Dia mengatakan, menerima laporan dari petugas keamanan penerbangan terkait temuan tersebut. Selain kasus dugaan penyelundupan anak kera ekor panjang, pada 14 September 2026 Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Timur juga menindak kasus pembawaan satwa tanpa dokumen lengkap.

Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan satu ekor kera ekor panjang, tiga ekor burung jalak kebo, satu ekor burung derkuku, dan dua ekor tupai.

Seluruh satwa yang diamankan selanjutnya akan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur untuk penanganan lebih lanjut.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut