Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Atlet Panjat Tebing Probolinggo Meninggal saat Padamkan Karhutla Bromo
Advertisement . Scroll to see content

Tragedi Karhutla Bromo! Petugas TNBTS Terjebak Api saat Pemadaman, 3 Orang Tewas 3 Luka Bakar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:20:00 WIB
Tragedi Karhutla Bromo! Petugas TNBTS Terjebak Api saat Pemadaman, 3 Orang Tewas 3 Luka Bakar
Karhutla Bromo di Bukit Mentigen, Probolinggo, menewaskan tiga orang yang terjebak kobaran api saat berupaya memadamkan kebakaran. (Foto: iNews TV/Hana Purwadi)
Advertisement . Scroll to see content

PROBOLINGGO, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bukit Mentigen, kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menewaskan tiga orang. Selain itu tiga orang lainnya mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Keenam korban merupakan petugas gabungan dan pekerja hotel yang berada di sekitar lokasi kebakaran untuk memadamkan api. Tiga korban meninggal masing-masing bernama Sukaris, pegawai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), serta Wisnu dan Sefril yang bekerja di hotel.

Sementara itu, tiga korban luka bernama Suraji, Munawi, dan Hendrs masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Tongas. Di tengah proses penanganan korban, satu orang lainnya dilaporkan belum ditemukan.

Warga Tengger, Tiaman, mengatakan para korban terjebak ketika api membesar dan angin bertiup kencang. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan menyelamatkan diri dari kobaran api.

“Yang meninggal tiga orang dan luka tiga. Total ada enam orang yang terjebak api saat kebakaran karena kondisinya angin, mereka mau melarikan diri tapi tidak bisa. Ada satu orang lagi belum ditemukan,” katanya, Kamis (15/10/2026).

Kebakaran dilaporkan mulai terjadi pada Kamis pagi. Sedikitnya empat titik api terpantau di kawasan Bukit Mentigen, sehingga petugas gabungan segera melakukan upaya pemadaman karena kobaran api mendekati area hotel.

Tim yang terlibat dalam penanganan kebakaran terdiri atas personel BPBD, BNPB, TNI, Polri, serta petugas TNBTS. Namun, kondisi angin yang bertiup kencang membuat upaya pemadaman berubah menjadi situasi berbahaya.

Saat petugas berusaha mengendalikan api, arah kobaran disebut berbalik akibat embusan angin. Sejumlah orang yang berada di lokasi kemudian terjebak dan tersambar api. 

Selain insiden tersebut, seorang warga Ngadas bernama Rudi juga dilaporkan mengalami patah tulang setelah ambulans yang mengevakuasi korban menabraknya. Peristiwa ini menambah jumlah orang yang terdampak dalam rangkaian penanganan kebakaran.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban dalam upaya pemadaman karhutla di kawasan Bromo.

“Kami dari Polda Jatim mengucapkan turut berduka cita atas jatuhnya korban dalam upaya bersama untuk melakukan pemadaman terkait terjadinya karhutla,” ujarnya.

Kombes Jules memastikan terdapat enam korban dalam insiden tersebut. Tiga orang meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya mengalami luka bakar.

“Kurang lebih ada enam orang jadi korban, tiga korban meninggal dan tiga luka bakar,” katanya.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mendalami kejadian tersebut. Sementara itu, keberadaan satu orang yang dilaporkan belum ditemukan masih menjadi perhatian dalam proses penanganan di lokasi.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut