Update Korban Keracunan MBG Sidoarjo Bertambah Jadi 666 Santri, 53 Masih Dirawat di RS
"Insya Allah hari ini semua bisa dipulangkan, tadi masih observasi dan dokter juga tidak mau gegabah," katanya.
Salah satu korban, M Zaedan Mulana, mengaku mengalami sakit perut dan mual setelah menyantap menu MBG. Keluhan tersebut dirasakan sejak sehari setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan.
"Sakit perut, mual dari kemarin. Makannya telur urak-arik, tempe sama sayur," ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, Zaedan mengaku masih merasa trauma dan ragu untuk kembali mengonsumsi makanan dari program MBG.
"Masih trauma kalau diberi MBG lagi," katanya sambil menggeleng.
Dugaan keracunan ini sebelumnya terjadi setelah para santri menyantap makanan MBG yang dikirim dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin. Sejumlah korban mengaku mulai mengalami keluhan beberapa jam setelah mengonsumsi makanan tersebut. Gejala yang paling banyak dirasakan yakni mual, muntah, sakit perut, dan pusing.
Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan MBG masih dalam proses pemeriksaan. Pemerintah daerah bersama pihak terkait masih melakukan investigasi terhadap makanan yang dikonsumsi para santri, termasuk memeriksa sampel makanan dan proses pengolahannya.
Editor: Donald Karouw