Demo Mahasiswa di Pontianak Ricuh, Polda Kalbar: Sampaikan Aspirasi Jangan Provokasi
PONTIANAK, iNews.id - Demo mahasiswa menolak UU Cipta Kerja di kantor DPRD Kalimantan Barat (Kalbar) berakhir ricuh. Polda Kalbar meminta agar para mahasiswa menyampaikan aspirasi dengan bijak dan tidak mudah terprovokasi.
"Saat ini kita semua masih dalam suasana pandemi Covid-19, sehingga dalam menyampaikan aspirasi sebaiknya tetap dengan mematuhi protokol kesehatan dan tidak mudah terprovokasi," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Donny Charles Go di Pontianak, Kamis (8/10/2020).

Terkait demo mahasiswa yang berujung bentrok di gedung DPRD Kalbar, dia menuturkan polisi tidak memberikan izin. Namun karena massa berkumpul dalam jumlah banyak, polisi harus turun untuk melakukan pengamanan.
"Kehadiran kami di sana, hanya sebatas menjaga keamanan sehingga aksi unjuk rasa itu berjalan dengan tertib," tuturnya.
Sayangnya demo tersebut berujung bentrokan antara polisi dengan mahasiswa sebagai pendemo. Dia menuturkan, tindakan polisi menembakkan gas air mata sudah sesuai prosedur tetap (protap) lantaran mahasiswa sudah mulai melakukan perusakan dan membahayakan.