Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-18, Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Lahan Gambut
Kondisi tersebut membuat proses pemadaman dan pendinginan membutuhkan waktu lebih lama. Petugas harus memastikan bara yang berada di dalam lapisan gambut ikut benar-benar padam agar tidak kembali menjadi titik api.
Sebanyak 100 personel gabungan diterjunkan untuk menangani karhutla Singkawang. Mereka terdiri atas personel Polres Singkawang, Polsek Singkawang Utara, BKO Brimob Polda Kalbar, Koramil 1202-03/Singkawang, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur Kecamatan Singkawang Utara.
Sejumlah mesin pompa air digunakan untuk membantu pemadaman dan pendinginan. Petugas juga terus melakukan penyisiran di area yang telah terbakar untuk mencari bara dan titik panas yang berpotensi memicu kebakaran baru.
Selain memantau lokasi kebakaran, Kapolres Singkawang meninjau sumur bor yang telah dibangun di RT 09/RW 01, Kelurahan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan air dalam penanganan kebakaran lahan.
Pada sore hari, Kapolres juga meninjau pembuatan sumur bor di Jalan Pembangunan, Kelurahan Sungai Bulan. Penambahan sumber air menjadi salah satu upaya untuk mempercepat penanganan Karhutla apabila kebakaran kembali terjadi.
Penanganan akan terus dilakukan hingga seluruh area dinyatakan aman. Meski api utama telah berhasil dipadamkan, petugas masih mewaspadai asap dan titik api kecil agar Karhutla tidak meluas ke wilayah lain.
Editor: Donald Karouw