Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus ISPA di Palangka Raya Tembus 13.412, 10 Pasien Masih Dirawat
Advertisement . Scroll to see content

Kabut Asap Kembali Selimuti Palangka Raya, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya

Senin, 02 November 2026 - 09:56:00 WIB
Kabut Asap Kembali Selimuti Palangka Raya, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menyelimuti sejumlah jalan protokol di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (2/11/2026) pagi. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

PALANGKA RAYA, iNews.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (2/11/2026) pagi. Kondisi ini terjadi setelah kabut asap sempat menipis akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Kabut asap terlihat menutupi sejumlah jalan protokol, mulai dari Jalan Yos Sudarso, kawasan Bundaran Besar, Jalan Tjilik Riwut, hingga Jalan Imam Bonjol.

Berdasarkan data Dashboard Karhutla Kota Palangka Raya, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat berada pada kategori berbahaya. Kondisi tersebut membuat warga khawatir terhadap dampak paparan asap bagi kesehatan.

Sejumlah pengendara dan warga yang beraktivitas di luar ruangan terlihat mengenakan masker untuk mengurangi paparan kabut asap. 

Warga menyebut kabut mulai kembali terlihat sekitar pukul 08.00 WIB, saat aktivitas masyarakat mulai berlangsung.

"Ternyata pas kita keluar jam tujuh jam delapan padahal dua hari lalu kita sudah merasakan udaranya sejuk, udaranya clear tidak ada asap tapi ternyata pagi ini turun lagi," kata Ilma, salah satu warga.

Salah seorang warga, Ilma mengungkapkan, kondisi kabut asap yang kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Palangka Raya. Pukul 09.00 WIB, kabut asap perlahan mulai menipis setelah tertiup angin.

Meski kondisi berangsur membaik, masyarakat diimbau tetap waspada saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta menggunakan masker dan mengurangi kegiatan di luar rumah apabila kualitas udara kembali memburuk.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut