Karhutla Palangka Raya Meningkat, Helikopter BNPB Lakukan Water Bombing
Sementara itu, pemadaman darat melibatkan BPBD Kota Palangka Raya, BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, TNI, Polri, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, serta sejumlah kelompok masyarakat.
Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Bukit Tunggal dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Petuk Katimpun juga ikut membantu proses pemadaman serta pembasahan lahan gambut.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Palangka Raya Hendrikus Satria Budi mengatakan, jumlah kejadian karhutla terus bertambah sejak pemerintah daerah menetapkan status siaga.
"Berdasarkan data, sejak status Siaga Karhutla ditetapkan oleh Wali Kota pada 1 Juni 2026, tercatat sudah 15 kejadian kebakaran hutan dan lahan. Kelurahan Bukit Tunggal menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, yaitu 10 kejadian dengan total luas lahan terbakar lebih dari 10 hektare," ujar Hendrikus Senin (13/7/2026).
Dari 15 kejadian tersebut, sebanyak 10 kebakaran terjadi di Kelurahan Bukit Tunggal. Total lahan yang terbakar di wilayah itu telah mencapai lebih dari 10 hektare.