Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Haru dan Bahagia, Menag Nasaruddin Umar Hadiri Nikah Massal Gratis di Pemalang
Advertisement . Scroll to see content

Ajak Umat Beragama Rawat Toleransi, Menag: Jangan Terbatas pada Simbolik Perayaan

Selasa, 18 Mei 2021 - 22:57:00 WIB
Ajak Umat Beragama Rawat Toleransi,  Menag: Jangan Terbatas pada Simbolik Perayaan
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengajak para tokoh dan umat beragama untuk merawat dan meningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama. Toleransi jangan terbatas pada simbolik perayaan semata, tapi harus mewujud dalam kehidupan keagamaan dan sosial bangsa.
 
“Mari terus meningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama. Tidak terbatas simbolik perayaan ataupun peringatan keagamaan, namun terus ditingkatkan dalam kehidupan keagamaan dan kehidupan sosial kita,” kata Menag saat Halal Bihalal Digital Lintas Iman yang digelar Institute of Social Economic Digital (ISED) dan Nasaruddin Umar Office (NUO), Selasa (18/5/2021).

Dalam acara bertajuk “Sambung Rasa Persaudaraan Antar Umat Beragama & Penghayat Kepercayaan” tersebut Menag menyampaikan, sikap moderat dalam beragama atau moderasi beragama diyakini dapat memupuk sikap toleransi dan kerukunan umat beragama. 

“Untuk itu, seluruh umat beragama diharapkan memiliki cara pandang, sikap dan praktik beragama dalam perspektif jalan tengah yang melindungi martabat kemanusiaan,” kata Gus Yaqut, sapaannya. 

Gus Yaqut pun mengapresiasi Halal Bihalal Lintas Iman secara virtual ini karena dapat menjadi momentum mempererat toleransi antarumat beragama di Indonesia. Terlebih, pada saat umat Muslim merayakan Idul Fitri 1442 H lalu dan umat Kristiani juga memperingati Kenaikan Yesus Kristus. 

“Kedua perayaan dan peringatan pada hari yang sama ini termasuk momen langka. Menurut ahli astronomi, dapat terjadi 200 tahunan. Selain menjadi hari besar bagi umat agama masing-masing, perayaan Lebaran dan Kenaikan Yesus Kristus tahun ini bisa menjadi momentum untuk mempererat toleransi antarumat beragama di Indonesia,” ujar Gus Yaqut. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut