Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jenguk Korban Keracunan MBG di Karo, Wapres Gibran Minta Siswa Tak Masuk Sekolah Sebelum Pulih
Advertisement . Scroll to see content

352 Siswa di Lombok Tengah Keracunan Usai Santap MBG

Jumat, 11 September 2026 - 20:15:00 WIB
352 Siswa di Lombok Tengah Keracunan Usai Santap MBG
Sebanyak 352 siswa di Lombok Tengah diduga keracunan usai menyantap MBG dan mendapat penanganan di sejumlah puskesmas. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

Ketua Yayasan Budi Sain Mangkleng, Khaerudin, mengklaim dugaan keracunan berkaitan dengan keterlambatan pemberian makanan MBG kepada siswa. Menurutnya, makanan yang seharusnya dikonsumsi sebelum pukul 09.00 WITA diberikan melewati waktu yang telah ditentukan.

Khaerudin menduga keterlambatan tersebut membuat makanan mengalami perubahan kondisi hingga tidak layak dikonsumsi.

"Yang sudah diberikan sudah ditentukan jamnya jam sembilan harus dimakan, namun ada sebagian sekolah yang terlambat memberikan sehingga terjadilah basi," ucap Ketua Yayasan Budi Sain Mangkling, Khaerudin. 

Satgas Program MBG Lombok Tengah mengatakan, kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi, khususnya terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Kedul di Desa Mekar Bersatu yang berada di bawah Yayasan Budi Sain Mangkleng.

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa sekaligus memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai prosedur keamanan pangan.

"Kalau memang ini dirasa sudah cukup fatal, kemungkinan akan di- suspend," ujar Satgas MBG Lombok Tengah, Lalu Rinjani. 

Sementara itu, berdasarkan hasil observasi medis tenaga kesehatan di sejumlah puskesmas, ratusan siswa yang sebelumnya mendapat penanganan telah diperbolehkan pulang. Kondisi mereka akan tetap dipantau setelah menjalani pemeriksaan medis.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut