Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Karhutla Gunung Bromo, 176 Ha Lahan Terbakar hingga 2 Helikopter Dikerahkan
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla di Gunung Rinjani, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 09 Agustus 2026 - 15:38:00 WIB
Karhutla di Gunung Rinjani, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran melanda kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, Lombok Timur, NTB, dengan luas lahan terdampak mencapai sekitar 30 hektare. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

LOMBOK TIMUR, iNews.id - Kebakaran melanda kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Api yang membakar area seluas sekitar 30 hektare di kawasan Gunung Rinjani tersebut berhasil dikendalikan setelah tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) itu terjadi di kawasan Resor Sembalun, SPTN Wilayah II Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, sejak Jumat (7/8/2026) malam.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Pihak terkait masih menelusuri untuk mengetahui sumber awal munculnya api.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, luas lahan yang terdampak akibat kebakaran Gunung Rinjani diperkirakan mencapai 30 hektare. Namun, jumlah tersebut masih dalam proses pendataan.

“Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai ±30 hektare, namun angka tersebut masih dalam proses pendataan. Tidak terdapat laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut,” ujar Abdul Muhari, Minggu (9/8/2026).

Dia mengatakan, sebanyak 22 personel langsung dikerahkan untuk menangani kebakaran. Tim gabungan tersebut terdiri atas unsur Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Masyarakat Mitra Polhut (MMP), masyarakat, siswa PKL SKMA, Polsek Sembalun, Koramil Sembalun, serta Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Timur.

Petugas melakukan pemantauan, penanganan titik api, hingga koordinasi untuk memastikan proses pemadaman berjalan maksimal. Upaya penanganan membuahkan hasil. Pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 01.30 WITA, api berhasil dikendalikan oleh tim gabungan.

Sebelum meninggalkan lokasi, petugas memeriksa ulang area yang telah ditangani guna memastikan tidak ada titik api aktif yang masih tersisa. Meski api telah berhasil dikendalikan, tim gabungan masih melakukan langkah lanjutan berupa mopping up atau penyisiran dan pemadaman terhadap sisa material yang berpotensi kembali terbakar.

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kawasan benar-benar aman serta mencegah terjadinya penyalaan ulang.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut