40.000an Korban Gempa-Tsunami Palu Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
PALU, iNews.id – Lima bulan pascabencana gempa bumi, likuifaksi dan tsunami yang melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), sedikitnya 40.000-an warga masih bertahan di tenda-tenda pengungsian. Lokasinya tersebar di seluruh wilayah ibu kota provinsi tersebut.
Anggota DPRD Kota Palu Yopie Kekung membenarkan jumlah pengungsi yang berada di beberapa titik penampungan masih cukup banyak. Mereka saat ini masih mendapat perhatian dan prioritas penanganan dari pemerintah setempat.
"Masalah pengungsi masih merupakan perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palu," ujar Yopie, Senin (11/2/2019).
Dia menjelaskan, selain memperhatikan kebutuhan pangan, pendidikan dan kesehatan, pemerintah juga membantu penyelesaian data, baik kerusakan bangunan, korban jiwa maupun hilang.
Semua korban, termasuk yang rumahnya rusak ringan sekalipun dipastikan mendapatkan bantuan dana dari pemerintah. Begitu pula halnya dengan ahli waris korban yang meninggal dan hilang akibat bencana alam gempa bumi, tsunami dan likufaksi.