Burhan Dilantik Jadi Kejari Gowa, Ini 5 Pesan Penting Kajati Sulsel
“Momentum ini merupakan bagian dari dinamika organisasi, upaya penyegaran institusi, serta bentuk kepercayaan dan amanah pimpinan yang harus dijawab dengan kinerja, integritas, dan tanggung jawab,” ujarnya dikutip dari iNews Gowa, Kamis (15/10/2026).
Secara khusus, Muhammad Syarifuddin meminta Burhan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru, memahami karakteristik wilayah hukum Gowa. Selain itu membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh jajaran.
“Saya berharap saudara segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru, mempelajari karakteristik wilayah hukum, membangun komunikasi dengan seluruh jajaran, dan melanjutkan program positif yang telah berjalan,” katanya.
Kajati Sulsel juga menekankan lima hal yang harus menjadi pedoman Burhan dalam memimpin Kejari Gowa.
Menjaga integritas dan marwah institusi, agar kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan tetap terpelihara.
Meningkatkan profesionalisme dan kualitas penegakan hukum, dengan menjalankan tugas secara cermat dan sesuai ketentuan.
Memperkuat pengawasan dan pengendalian internal, guna memastikan pelaksanaan tugas berjalan dengan baik.
Selanjutnya meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat, sehingga kejaksaan dapat memberikan pelayanan yang profesional dan akuntabel. Kemudian mendorong inovasi dan mengoptimalkan kinerja organisasi, agar pelaksanaan tugas semakin efektif.
Dengan amanah baru tersebut, Burhan diharapkan mampu memperkuat kinerja internal Kejari Gowa serta memastikan pelayanan dan penegakan hukum di Kabupaten Gowa berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Editor: Donald Karouw