Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Mal Nipah Makassar Padam, Pengunjung Sempat Panik
Advertisement . Scroll to see content

Patroli Siber, Polda Sulsel Pantau Akun Penyebar Hoaks Bencana Banjir dan Longsor

Jumat, 12 Maret 2021 - 16:10:00 WIB
Patroli Siber, Polda Sulsel Pantau Akun Penyebar Hoaks Bencana Banjir dan Longsor
Petugas dari tim siber kepolisian memantau akun penyebar hoaks. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mengintensifkan patroli siber untuk memantau akun-akun di media sosial yang menyebarkan hoaksbencana alam. Sebab muncul sejumlah video dan foto yang menimbulkan keresahan masyarakat.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan mengatakan, tindakan tersebut merupakan respons atas aduan dan keluhan masyarakat terhadap kepolisian.

"Kita tegur dulu (pemilik akun) sebagai langkah persuasif. Kalau dia tidak meminta maaf dan meluruskan informasinya menjadi benar, kita teruskan ke Krimsus untuk ditindak secara pidana," kata Zulpan di Kota Makassar, Sulsel, Jumat, (12/3/2021).

Informasi yang meresahkan itu, di antaranya rekaman video banjir hingga tanah longsor yang seolah-olah terjadi di Sulsel. Setelah diselidiki, peristiwa itu terjadi di luar daerah, bahkan waktunya sudah terlewat lama.

Polisi menduga, penyebar sengaja menyebar kembali informasi tidak benar itu, agar masyarakat terprovokasi dan panik.

"Apalagi kan di musim hujan seperti ini. Ada yang bilang di Malino lah, di mana. Tapi itu tidak benar dan sumbernya tidak dapat dipertanggungjawabkan," ujar dia.

Sejauh ini kata Zulpan, pihaknya belum menemukan akun yang dianggap dengan sengaja menyebar informasi hoaks soal bencana di Sulsel. Namun dia mengimbau agar masyarakat bijak dalam bermedia sosial.

Masyarakat kembali diingatkan bahwa informasi yang benar, berasal dari sumber yang berkompeten soal bencana. Selain BPBD, tim SAR, TNI-Polri hingga pejabat daerah setempat.

"Ini bisa menjadi pelajaran kepada masyarakat agar tidak salah menerima informasi," ujarnya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut