5 Desa di Bone Bolango Terverifikasi dalam Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
Meyrin menuturkan tantangan yang dihadapi Indonesia terkait pembangunan kesehatan, khususnya bidang higiene dan sanitasi masih sangat besar. Untuk itu, perlu dilakukan intervensi terpadu melalui pendekatan sanitasi total.
Menurutnya, pemerintah merubah pendekatan pembangunan sanitasi nasional dari pendekatan sektoral dengan penyediaan subsidi perangkat keras yang selama ini tidak memberi daya ungkit terjadinya perubahan perilaku higienis.
Begitu pula dengan peningkatan akses sanitasi, menjadi pendekatan sanitasi total berbasis masyarakat yang menekankan pada lima perubahan perilaku higienis.
Pelaksanaan sanitasi total berbasis masyarakat dengan lima pilar akan mempermudah upaya meningkatkan akses sanitasi masyarakat yang lebih baik serta mengubah dan mempertahankan keberlanjutan budaya hidup bersih dan sehat.
"Pelaksanaan STBM dalam jangka panjang dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian yang diakibatkan oleh sanitasi yang kurang baik, dan dapat mendorong terwujudnya masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan," tutur Meyrin.
Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah ini harus perlu dukungan lintas sektor baik dalam hal merubah perilaku maupun pengadaan sarana dan prasarana.
Editor: Cahya Sumirat