Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Belajar dari Internet, Pelajar MAN 3 Padang Rakit Bom di Kamar Tanpa Diketahui Orang Tua
Advertisement . Scroll to see content

Dari SMAN 72 ke MAN 3 Padang, Jejak Kekerasan Digital dan Tantangan Perlindungan Anak

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22:00 WIB
Dari SMAN 72 ke MAN 3 Padang, Jejak Kekerasan Digital dan Tantangan Perlindungan Anak
Kasus ledakan bom rakitan mengguncang Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatra Barat, pada Selasa (14/7/2026). Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam kasus SMAN 72, aparat menemukan aktivitas digital R yang berkaitan dengan komunitas kekerasan. Sementara dalam kasus MAN 3 Padang, terduga R mengaku belajar secara daring dan menyebut kasus SMAN 72 sebagai salah satu inspirasinya. Namun pengakuan R masih diverifikasi oleh penyidik.

Fakta ini menunjukkan kebutuhan untuk melihat persoalan kekerasan pelajar secara lebih luas. Sekolah, keluarga, pemerintah, platform digital, dan masyarakat perlu memahami bagaimana konten kekerasan dapat dikonsumsi, dibagikan, dan berpotensi ditiru oleh anak.

Pada akhirnya, tantangannya bukan hanya menjauhkan anak dari internet, tetapi memastikan mereka tumbuh dalam ekosistem digital yang mampu membatasi paparan berbahaya sekaligus membangun kemampuan untuk mengenali, menolak, dan melaporkan konten kekerasan.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut