Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabut Asap Ganggu Aktivitas Warga, Pendapatan Ojol Palangka Raya Anjlok
Advertisement . Scroll to see content

Disebut Menahan Jenazah Bayi karena Tagihan Tak Dibayar, Ini Kata RSUP M Djamil Padang

Selasa, 19 November 2019 - 21:58:00 WIB
Disebut Menahan Jenazah Bayi karena Tagihan Tak Dibayar, Ini Kata RSUP M Djamil Padang
Bayi Muhammad Khalif Putra dibawa menuju TPU untuk dimakamkan setelah disalatkan di masjid dekat rumahnya di daerah Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumbar, Selasa (19/11/2019). (Foto: iNews/Budi Sunandar)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengatakan, dengan kondisi khusus tersebut pihak rumah sakit juga mempunyai prosedur, dibuat rekam medis, dan proses lainnya hingga tingkat pejabat rumah sakit.

Dia juga menyayangkan pembawaan jenazah dengan sepeda motor tersebut tanpa ambulans. Diketahui, bayi Khalif meninggal dunia sekitar pukul 09.15 WIB. “Ini sangat disayangkan karena saat dibawa pulang itu ibu pasien tengah menyelesaikan administrasi dengan pihak rumah sakit,” katanya.

Sebelumnya puluhan pengemudi ojol nekat melarikan jenazah bayi enam bulan dari kamar jenazah RSUP M Jamil Padang, Selasa (19/11/2019). Jenazah bayi itu sebelumnya ditahan rumah sakit karena orang tuanya belum melunasi biaya pengobatan dan perawatan.

Bayi Muhammad Khalif Putra disalatkan di masjid sebelum dimakamkan di TPU daerah Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumbar, Selasa (19/11/2019). (Foto: iNews/Budi Sunandar)

Informasi diperoleh, orang tua Muhammad Khalif Putra, Dewi Suryani dan Rudi, sempat mengurus agar manajemen rumah sakit mengizinkan mereka membawa pulang jenazah sehingga bisa segera dimakamkan. Namun, rumah sakit tetap meminta keluarga terlebih dahulu melunasi tagihan sebesar lebih kurang Rp25 juta.

“Jenazah Khalif enggak bisa dibawa pulang tadi karena terkendala biaya administrasi. Jadi jenazah Khalif ditahan. Dia meninggal jam 9 pagi, habis dzuhur, belum ada juga kepastian pulang. Trus tim dari ojek online karena geram lihat rumah sakit membawa paksa jenazah Khalif untuk pulang,” kata ibu Khalif, Dewi Suryani.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut