Kekerasan di Kampus UFDK Bukittinggi, Mahasiswa Desak Polisi Tangkap Penganiaya Dosen
BUKITTINGGI, iNews.id - Ratusan mahasiswa dan sivitas akademikaUniversitas Fort De Kock (UFDK) Bukittinggi, Sumatera Barat, mendatangi Mapolresta Bukittinggi, Kamis (1/10/2026). Mereka mendesak polisi menuntaskan empat laporan dugaan kekerasan yang berkaitan dengan bentrokan di lingkungan kampus.
Massa yang mengatasnamakan Gerakan Bersatu Untuk Keadilan bergerak dari area kampus menuju Polresta Bukittinggi. Mereka membawa sejumlah spanduk dan menyampaikan tuntutan melalui orasi.
Aksi tersebut dipicu insiden bentrokan di lingkungan kampus UFDK Bukittinggi. Dalam peristiwa itu, sejumlah pihak, termasuk dosen dan petugas keamanan kampus mengalami luka-luka.
Sivitas akademika menduga terdapat tindakan kekerasan yang dilakukan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Mereka meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan tersebut berdasarkan bukti-bukti yang tersedia.
Koordinator aksi yang juga Wakil Rektor I UFDK Bukittinggi, Dr Nurhayati, mengatakan pihak kampus menghargai penetapan tersangka dalam dua perkara. Namun, menurutnya, langkah tersebut belum menjawab seluruh tuntutan sivitas akademika.