4 Pembunuh Janda Muda di Ogan Ilir Ditangkap, 2 Pelaku di Bawah Umur
“Keempat pelaku ini membantu dan mempunyai peran masing masing dalam pembunuhan korban, di antaranya memasukkan korban ke dalam karung dan mengangkatnya ke mobil hingga ke lokasi pembuangan. Jasad korban ditutupi menggunakan spring bed agar tidak ketahuan. Ada juga pelaku yang disuruh membeli bensin untuk membakar korban,” paparnya.
Kapolda mengungkapkan, motif pembunuhan korban karena memiliki utang terhadap otak pembunuhan, Asri. Para pelaku kemudian bertemu dengan korban pada Minggu malam.
Diduga pertemuan antara korban dan para pelaku, terjadi percekcokan. Pelaku kemudian berusaha memperkosa korban, namun korban melawan. Pelaku akhirnya memukul korban hingga tewas. Tak sampai di situ, para pelaku masih sempat memperkosa mayat korban.
“Mereka datang sekitar jam 10 malam ke rumah korban. Korban mau disetubuhi, melawan, lalu dipukul dan meninggal, trus disetubuhi oleh dua orang, Asri maupun Abdul Malik,” kata Kapolda.
Para pelaku selanjutnya memasukkan mayat korban ke karung dan membawa mayatnya ke Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. “Untuk menghilangkan bukti-bukti segala macam, mereka membawa mayat korban ke Inderalaya untuk dibakar,” ujar Kapolda.
Diketahui, mayat perempuan yang dibakar itu pertama kali ditemukan seorang warga yang membawa ternak kambingnya, Tugino (45), Minggu (20/1/2019) sore. Mayat diletakkan di kasur spring bed dan dibuang di semak-semak di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. Selain terbakar, kondisi leher dan tangan mayat tersebut juga terikat.
Editor: Kastolani Marzuki