Viral Pegawai Labrak Kepala Puskesmas Tanjung Haloban Labuhanbatu, Berujung Laporan Polisi
"Kita dengar melalui beberapa postingan yang tersebar luas adanya oknum JS yang meyampaikan klien ini selaku Kapus, mereka tidak terima selaku pimpinan mereka, alasannya Kapus melakukan dugaan pungutan liar persalinan, biaya kebersihan, biaya lainnya," ujarnya, Rabu (26/8/2026).
Yarham mengatakan, apabila ada pihak yang merasa menjadi korban dugaan pungutan liar, mereka dipersilakan menempuh jalur hukum dengan membuat laporan kepada kepolisian.
"Klien kami datang untuk melaporkan dugaan pencemaran nama baik, adanya dugaan penghasutan, intimidasi," ucapnya.
Persoalan berlanjut pada Rabu sore ketika Jenni Silalahi (JS), yang dilaporkan dalam perkara tersebut, mendatangi Polres Labuhanbatu untuk memenuhi panggilan pemeriksaan. Dia hadir bersama kuasa hukum dan didampingi puluhan staf Puskesmas Tanjung Haloban.
Kuasa hukum terlapor, Beriman Panjaitan mengatakan, sebanyak 43 dari total 52 staf puskesmas datang sebagai bentuk dukungan terhadap kliennya. Kehadiran puluhan tenaga kesehatan itu juga disebut sebagai bentuk sikap terhadap kepemimpinan kepala puskesmas.