Kenalkan Kombes Sudjarwoko, Polisi Pemburu Mafia Narkoba Jadi Kapolresta Yogyakarta
Sebelum menjabat direskoba Polda NTB, Sudjarwoko merupakan wadireskoba di polda yang sama. Tak heran, rekam jejaknya banyak diwarnai dengan pengungkap kasus-kasus seputar narkotika dan obat-obatan terlarang.
Sudjarwoko bersama anak buah, misalnya, meringkus AD alias ML, warga Lombok Timur pada Oktober 2019. AD ternyata kurir yang akan menerima paket dari jaringan narkoba Thailand. Barang bukti yang diamankan seberat 546.59 gram sabu-sabu.
Pada kurun sebulan sejak Januari-Februari 2020, ditreskoba Polda NTB telah menggulung 31 tersangka narkoba dengan empat di antaranya merupakan bandar.
Memburu mafia obat-obatan haram itu tidak hanya dilakukan Sudjarwoko ketika bertugas di NTB. Saat berpangkat AKBP dan menjabat wadireskoba Polda Bali, polisi dengan golongan darah O itu juga membongkar sederet kasus narkoba.
Salah satunya meringkus dua tersangka di Jalan Ngurah Rai, Tabanan. Dalam penangkapan itu disita 2.930 butir ekstasi berbagai merek.
Dalam mutasi kali ini secara keseluruhan terdapat 271 pati dan pamen Polri yang akan berganti jabatan. Selain kapolresta Yogyakarta, Kapolri juga menunjuk Widyaiswara Muda Sespimpti Sespim Lemdiklat Polri Kombes Pol Raden Slamet Santoso menjadi wakapolda DIY.
Slamet akan menggantikan Brigjen Pol Karyoto yang telah dilantik sebagai Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 14 April 2020. Dengan demikian, Slamet mendapatkan promosi pecah bintang atau menjabat brigjen.
Editor: Zen Teguh