Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nakes Hilda yang Komentar Ruang Jenazah Selalu Kosong ke Pasien BPJS Akhirnya Minta Maaf
Advertisement . Scroll to see content

RSUP Sardjito Nonaktifkan Dokter PPDS Elda Putri Rahardini Usai Viral Bullying Pasien BPJS

Kamis, 06 Agustus 2026 - 10:44:00 WIB
RSUP Sardjito Nonaktifkan Dokter PPDS Elda Putri Rahardini Usai Viral Bullying Pasien BPJS
RSUP dr. Sardjito menonaktifkan sementara dokter PPDS yang memberi komentar viral kepada pasien BPJS, sambil menjalani proses pembinaan internal. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

Di tengah sorotan publik, dr. Elda kemudian menyampaikan permintaan maaf melalui surat terbuka. Ia mengakui komentarnya tidak pantas, tidak etis, dan tidak mencerminkan nilai-nilai profesi kedokteran.

Kasus ini bermula dari unggahan Yurizal di Threads pada 22 Juli 2026 mengenai lamanya menunggu kamar rawat inap sebagai pasien BPJS Kesehatan.

Unggahan tersebut kemudian mendapat sejumlah komentar bernada sinis dari akun yang diduga milik dokter dan tenaga kesehatan. Setelah Yurizal meninggal dunia, tangkapan layar komentar-komentar tersebut kembali beredar dan memicu kritik dari masyarakat.

Sejumlah tenaga kesehatan yang namanya turut menjadi sorotan telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, di antaranya dr. Benny Christian Sihombing, dr. Elda Putri Rahardini, Widhiyarini Pangestika, Hilda Clarissa Theophilus, dan Norma Zahara.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi yang menyatakan meninggalnya Yurizal berkaitan dengan lamanya antrean mendapatkan ruang rawat inap. Meski demikian, kasus ini menjadi perhatian nasional dan memicu evaluasi terhadap etika tenaga kesehatan dalam menggunakan media sosial.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut