Begini Cara Ganjar Pranowo-Mahfud MD Hidupkan Bibit Olahragawan sejak Dini, Siapkan Lapangan di Setiap Desa
Dalam berbagai riset, gerakan-gerakan dasar seperti menangkap dan menendang bola dinilai memiliki dampak positif bagi tubuh, terutama dalam meningkatkan kemampuan motorik dan metabolisme.
Namun kendala seperti biaya tinggi, fasilitas yang tidak mendukung, dan stereotip terhadap olahraga sebagai aktivitas terbatas bagi kelompok tertentu menyebabkan banyak orang terhalang untuk berpartisipasi.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, banyak program sosial telah muncul yang menekankan inklusivitas olahraga, terutama melalui bidang olahraga sepakbola. Baik di dalam maupun luar negeri, beberapa inisiatif seperti yayasan amal untuk anak-anak kurang mampu dan gerakan Football for Humanity telah membuktikan pentingnya olahraga sebagai sarana inklusif bagi semua kalangan.
Di Indonesia sendiri, terdapat kendala utama seperti kurangnya fasilitas olahraga bagi masyarakat umum dan atlet profesional, serta kurangnya akses yang layak bagi mereka yang memiliki disabilitas.
Meskipun demikian, prestasi atlet disabilitas Indonesia yang gemilang dalam beberapa ajang internasional telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi gemilang.