Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 2 Perunggu dari Asia Youth Championship Guiyang
Haddan dan Amirul mampu membawa Indonesia melewati Kazakhstan dengan catatan waktu 11,09 detik. Sementara itu, Kazakhstan mencatatkan waktu 11,27 detik.
Keunggulan tersebut memastikan Indonesia kembali berdiri di podium dengan medali perunggu. Untuk nomor speed relay putra U-19, China merebut medali emas, sedangkan Korea Selatan mengamankan medali perak.
Dua perunggu tersebut menjadi tambahan penting bagi kontingen panjat tebing Indonesia di World Climbing Asia Youth Championship Guiyang. Meski target emas belum tercapai dari dua nomor speed relay tersebut, performa para atlet muda tetap memberikan modal penting untuk evaluasi.
Judistiro pun menilai hasil di Guiyang harus menjadi bahan pembenahan bagi Indonesia. Target meraih medali emas tetap menjadi sasaran, tetapi proses menuju hasil tersebut membutuhkan peningkatan performa pada sejumlah aspek.
Dengan tambahan dua perunggu dari speed relay putri U-17 dan putra U-19, Indonesia menunjukkan persaingan di level Asia bukan sesuatu yang mudah. Hasil dari Guiyang sekaligus menjadi momentum bagi para atlet muda untuk meningkatkan kemampuan sebelum menghadapi kejuaraan berikutnya.
Editor: Reynaldi Hermawan