3 Cara Usir Gianni Infantino dari Kursi Presiden FIFA usai Kontroversi Jual Saham Piala Dunia
"Dalam organisasi normal, jika dia harus mundur karena sesuatu sebesar ini, dia mungkin akan diminta meninggalkan jabatannya," kata Bernstein dikutip dari Sport Bible.
"Tetapi FIFA bukan organisasi normal. Jika dia mendapat dukungan dari cukup banyak asosiasi nasional, dia akan terus menjabat," lanjutnya.
Meski demikian, koresponden olahraga Sky News, Rob Harris, menyebut langkah untuk memaksa Infantino meninggalkan jabatannya mulai "semakin cepat". Ada tiga jalur yang dapat membuat pria berusia 56 tahun itu kehilangan kursi Presiden FIFA.
Statuta FIFA memungkinkan 20 persen anggota FIFA, atau 43 negara, menggelar Kongres FIFA darurat. Kongres tersebut harus dilaksanakan dalam waktu tiga bulan.
Dalam kongres itu, para anggota dapat meminta pemungutan suara untuk mencopot presiden dimasukkan ke dalam agenda. Jika dukungan terhadap Infantino runtuh, jalur tersebut dapat menjadi ancaman serius bagi masa kepemimpinannya.