Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik, Bersaing dengan Kiper Real Madrid
Advertisement . Scroll to see content

Mbappe Minta Maaf soal Mao Zedong, China Tetap Boikot Siaran Real Madrid

Senin, 02 November 2026 - 17:00:00 WIB
Mbappe Minta Maaf soal Mao Zedong, China Tetap Boikot Siaran Real Madrid
China tetap menghentikan siaran Liga Spanyol di CCTV meski Kylian Mbappe, Real Madrid, dan La Liga sudah meminta maaf (Foto: Soccerway)
Advertisement . Scroll to see content

Mao meninggal dunia pada 1976. Meski pemerintahannya diwarnai sejumlah peristiwa kelam, sosoknya tetap dihormati oleh Partai Komunis China.

Selama berkuasa, Mao memimpin kebijakan Lompatan Jauh ke Depan dan Revolusi Kebudayaan. Kedua periode tersebut menimbulkan dampak besar bagi masyarakat China, termasuk bencana kelaparan yang menewaskan puluhan juta orang serta gelombang pembersihan dan kekerasan di berbagai lapisan masyarakat.

Penghentian siaran Liga Spanyol bukan kali pertama China mengambil tindakan terhadap kompetisi olahraga akibat persoalan politik. Pada Oktober 2019, Beijing juga menghentikan penayangan pertandingan NBA selama satu tahun.

Keputusan tersebut dipicu unggahan Daryl Morey, yang saat itu menjabat sebagai manajer umum Houston Rockets. Dia mengunggah pesan dukungan kepada demonstran Hong Kong di tengah gelombang aksi pro-demokrasi yang berlangsung di wilayah tersebut.

Unggahan Morey memicu kemarahan penggemar, sponsor, dan mitra komersial NBA di China. Dia kemudian menarik kembali pernyataannya dan menjelaskan posisinya melalui sebuah pesan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut