Persijap Jepara Terpuruk di Dasar Klasemen, Juan Cortes Kembali Jadi Pelatih usai 6 Kekalahan Beruntun!
Karena itu, Persijap tidak memandang penunjukan Juan sebagai awal dari proses baru. Manajemen justru menempatkan perubahan tugas tersebut sebagai kelanjutan dari program yang telah dibangun sebelumnya.
Pendekatan ini diharapkan dapat membantu Persijap menjaga komunikasi antara pemain, jajaran pelatih, dan manajemen. Koordinasi internal menjadi perhatian agar seluruh anggota tim tetap memiliki fokus yang sama selama kompetisi berlangsung.
Manajemen juga menegaskan pentingnya dukungan seluruh elemen klub. Para pemain, staf pelatih, pengurus, hingga suporter diharapkan menjaga kebersamaan untuk menghadapi tantangan sepanjang musim.
Juan Cortes kembali menangani Persijap dalam situasi yang tidak mudah. Laskar Kalinyamat masih kesulitan bersaing setelah menjalani enam pertandingan di Super League 2026-2027.
Dari seluruh laga tersebut, Persijap selalu menelan kekalahan. Catatan enam kekalahan beruntun membuat klub belum berhasil mengumpulkan poin hingga pertandingan terakhir melawan Dewa United.