Soekarno Cup 2026 Resmi Dimulai di Surabaya! 16 Tim Berebut Trofi, Panggung Talenta Muda
SURABAYA, iNews.id - Soekarno Cup 2026 resmi dimulai di Surabaya dengan melibatkan 16 tim dari berbagai provinsi untuk memperebutkan trofi bergilir sekaligus menjadi bagian dari pembinaan generasi muda melalui sepak bola. Turnamen tersebut dibuka di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/8/2026) sore, dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan Soekarno Cup 2026 diinisiasi dan digagas langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Ekonomi Kreatif, M. Prananda Prabowo. Turnamen ini dirancang bukan hanya untuk mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan pemain muda.
Konsep tersebut diarahkan pada pembangunan karakter bangsa atau Nation and Character Building melalui olahraga. Sepak bola dipilih sebagai media untuk menanamkan sejumlah nilai penting kepada generasi muda.
"Mas Prananda memandang sepak bola merupakan sarana strategis dalam memupuk kedisiplinan, sportivitas, mental ksatria, serta jiwa gotong royong anak muda Indonesia," kata Hasto di sela pembukaan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur.
Pembukaan turnamen turut dihadiri sejumlah jajaran pimpinan pusat partai. Di antaranya Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah sebagai tuan rumah dan Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun.
Seremoni pembukaan berlangsung dengan penyalaan obor raksasa di tengah stadion. Prosesi tersebut menjadi simbol nyala semangat kemerdekaan yang terus dijaga untuk mengejar prestasi tertinggi.
Kemegahan pembukaan semakin terasa melalui parade defile perwakilan kontingen dari setiap provinsi. Acara tersebut juga diramaikan pertunjukan kolosal yang melibatkan sedikitnya 300 seniman tradisional Jawa Timur.
Komarudin Watubun menilai Surabaya memiliki arti penting sebagai lokasi pembukaan Soekarno Cup 2026. Selain dikenal sebagai Kota Pahlawan, Surabaya juga memiliki keterkaitan sejarah dengan Bung Karno.
"Kota Pahlawan sekaligus kota lahirnya Bung Karno. Dari kota inilah Bung Karno mengawali perjalanan hidupnya. Maka dari kota ini pula kita ingin menyalakan kembali semangat membangun generasi muda Indonesia," ujar Komarudin dalam sambutannya.
Soekarno Cup 2026 melanjutkan rangkaian turnamen yang sebelumnya digelar di Jakarta pada 2023 dan Bali pada 2025. Komarudin menilai keberlanjutan ajang tersebut tidak terlepas dari pandangan mengenai peran olahraga dalam membangun karakter bangsa.
Dia juga menyoroti visi Bung Karno yang menempatkan olahraga sebagai salah satu instrumen perjuangan bangsa dan geopolitik. Sejumlah catatan sejarah seperti penyelenggaraan Asian Games 1962 dan Ganefo 1963 menjadi contoh pemanfaatan olahraga untuk membawa Indonesia tampil di panggung internasional.
"Inilah nilai-nilai yang diyakini Bung Karno sebagai bagian dari nation and character building. Sebagai bangsa yang besar, bukan hanya memiliki atlet yang hebat, tetapi juga manusia yang berkarakter. Soekarno Cup bukan sekadar turnamen mencari juara, melainkan ruang untuk membentuk generasi muda Indonesia yang sportif, disiplin, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong," tegas Komarudin.
Dalam pembukaan tersebut, Komarudin juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo atas perhatian dan dukungannya. Dia menyebut Soekarno Cup 2026 merupakan hasil rancangan Prananda Prabowo.
Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah, turut mengajak seluruh talenta yang tampil untuk menjaga sportivitas dan mengedepankan permainan fair play selama turnamen.
Sebagai tuan rumah, Said memastikan DPD Jawa Timur akan menjaga seluruh pertandingan dengan baik. Dia juga berharap pelaksanaan kompetisi mampu ikut membentuk karakter berbangsa dan bernegara.
“Karena itulah sumbangsih kami, sumbangsih PDI Perjuangan bagi perkembangan sepak bola tanah air. Sungguh, kami bermimpi layaknya negara-negara lain berkompetisi di tingkat elit dunia,” jelas Said Abdullah.
Prosesi pembukaan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan obor api. Obor tersebut dibawa oleh sejumlah legenda sepak bola Tanah Air, yakni Aji Santoso, Yusuf Ekodono, Anang Ma’ruf hingga Boaz Salossa, sebelum diserahkan kepada Komarudin Watubun yang mewakili M. Prananda Prabowo.
Kick off Soekarno Cup 2026 selanjutnya dilakukan oleh Sekjen Hasto Kristiyanto bersama perwakilan Ketua DPD PDIP dari 16 tim peserta. Laga perdana langsung mempertemukan tuan rumah Jawa Timur dengan tim kuat asal Jawa Barat dalam duel Grup A.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 24 Agustus 2026. Pertandingan digelar secara simultan di sejumlah stadion representatif di Jawa Timur, yakni Stadion Gelora 10 November, Gelora Bung Tomo, Lapangan Thor di Surabaya, serta Stadion Gelora Joko Samudro di Kabupaten Gresik.
Babak final sekaligus penutupan Soekarno Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada 24 Agustus 2026. Pertandingan puncak tersebut akan menjadi penentu tim yang berhak membawa pulang trofi bergilir.
Sekjen Hasto Kristiyanto mengatakan Soekarno Cup 2026 juga menjadi salah satu cara partai berlambang banteng moncong putih menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Menurut Hasto, semangat kemerdekaan perlu terus disampaikan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan, termasuk pertandingan sepak bola.
“Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini harus terus digelorakan kepada anak-anak muda. Sebagaimana Bung Karno yang selalu percaya bahwa anak-anak muda adalah masa depan bangsa,” ujar Hasto.
Penutupan turnamen direncanakan turut dihadiri Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Dia dijadwalkan menyerahkan langsung trofi piala bergilir Soekarno Cup kepada tim yang menjadi juara pertama.
“Ibu Mega direncanakan hadir langsung dalam pertandingan final tahun ini. Seperti pada ajang Soekarno Cup 2025 di Bali, Ibu Mega hadir dan menyaksikan pertandingan final,” ujar Sekjen Hasto Kristiyanto.
Dengan 16 tim yang bertanding hingga 24 Agustus 2026, Soekarno Cup 2026 tidak hanya menjadi persaingan menuju podium juara. Turnamen ini juga membawa misi mencari dan mengembangkan talenta muda sekaligus menghidupkan semangat olahraga dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Editor: Reynaldi Hermawan