Struktur Lapangan SUGBK Diperkuat, Markas Timnas Indonesia Makin Canggih
“Penguatan struktur ini adalah investasi untuk memastikan bahwa SUGBK tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga mampu mengakomodasi perkembangan kebutuhan penggunaan publik secara global, sekaligus memperkuat kualitas dan keamanan,” ujar Rakhmadi.

Program peningkatan kualitas FOP dilakukan melalui dua metode utama, yakni modernisasi peralatan dan perkuatan pondasi lapangan. Kedua langkah tersebut disiapkan untuk meningkatkan kemampuan stadion dalam menghadapi kebutuhan penyelenggaraan kegiatan yang semakin beragam.
Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPKGBK, Mokhamad Rofik Anwar, menjelaskan upaya menjaga kualitas lapangan sebenarnya telah dilakukan sebelumnya. Pada 2022, PPKGBK merevitalisasi lapisan rumput untuk menyambut Piala Dunia U-20 2023 dengan melibatkan para ahli dan pemangku kepentingan berpengalaman.
"Komitmen terhadap kualitas lapangan bukan hal baru bagi PPKGBK. Pada tahun 2022, revitalisasi lapisan rumput telah dilakukan dalam rangka menyambut Piala Dunia U-20 2023 dengan melibatkan para ahli dan stakeholder berpengalaman. Proses tersebut mencakup pemeriksaan laboratorium, sterilisasi media tanam, leveling, penanaman rumput, hingga perawatan intensif," tambah Mokhamad Rofik Anwar.
Kepala Divisi Pembangunan dan Pemeliharaan GBK, David Prastyan, menyampaikan pekerjaan penguatan struktur saat ini menjadi bagian dari tahapan peningkatan fasilitas yang sudah berjalan. Pekerjaan struktural ditargetkan selesai pada November 2026.