Struktur Lapangan SUGBK Diperkuat, Markas Timnas Indonesia Makin Canggih
"Program peningkatan FOP SUGBK ini telah berjalan secara bertahap, yang diawali dengan tahapan modernisasi peralatan. Pekerjaan struktural ini ditargetkan selesai pada November 2026. Selanjutnya, trial dengan peralatan modern akan diaplikasikan pada Februari 2027. Dengan demikian, SUGBK dipastikan sudah kembali dalam kondisi prima dan siap digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga pada akhir April 2027. Perencanaan proyek menjadi bagian penting bagi inovasi di dalam menjaga dan memelihara sarana dan prasarana di GBK," sambung David Prastyan.
Berdasarkan jadwal tersebut, pengujian peralatan modern akan dilakukan pada Februari 2027. Setelah melalui tahapan itu, SUGBK ditargetkan kembali siap menggelar berbagai kegiatan olahraga pada akhir April 2027.
Pengembangan fasilitas ini juga berkaitan dengan posisi GBK sebagai kawasan olahraga multifungsi. Berdiri di atas lahan seluas 279,1 hektare di jantung Jakarta, kawasan GBK sejak awal dirancang bukan hanya sebagai tempat pertandingan, melainkan juga ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas.
Dalam perjalanannya, SUGBK telah menjadi lokasi berbagai agenda olahraga, keagamaan, hingga hiburan berskala internasional. Sejumlah kegiatan sepak bola yang pernah digelar di stadion tersebut antara lain Indonesia Super Cup 2026 yang mempertemukan Chelsea dengan AC Milan, keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, serta pertandingan FIFA Matchday.
SUGBK juga pernah menjadi tempat penyelenggaraan agenda keagamaan besar, seperti kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Perayaan Natal Tiberias, dan peringatan hari lahir Nahdlatul Ulama. Di bidang hiburan, stadion ini menjadi panggung konser Coldplay, Blackpink, dan Kanye West atau YE.