Kasus Covid-19 Meningkat, 11 Apple Store di Amerika Ditutup Sementara

Dini Listiyani ยท Sabtu, 20 Juni 2020 - 14:09 WIB
Kasus Covid-19 Meningkat, 11 Apple Store di Amerika Ditutup Sementara

Apple Store (foto: Apple)

CUPERTINO, iNews.id - Apple memutuskan untuk menutup sementara 11 toko yang baru-baru ini dibuka kembali. Toko-toko yang ditutup tersebut tersebar di empat negara bagian Amerika.

Kasus virus corona (Covid-19) di sejumlah negara bagian Amerika kembali melonjak. Apple merespons peningkatan kasus dengan serius dan berbuntut pada penutupan toko-tokonya.

Sebagai contoh, jumlah kasus baru di Florida mencapai 3.822 orang. Alhasil, Apple memutuskan menutup dua toko di Naples, Florida; sepasang toko dekat dengan Charlotte, Nort Carolina; dan satu toko berlokasi di Greenville, South Carolina.

“Kami mengambil langkah ini dengan sangat hati-hati saat kami memantau situasi dengan seksama dan kami berharap tim serta pelanggan kami kembali secepat mungkin,” kata juru bicara Apple yang dikutip dari Phone Arena, Sabtu (20/6/2020).

Apple mulai menutup toko-tokonya di China pada Januari. Pada bulan berikutnya, 42 lokasi di negara itu ditutup. Pada Maret, semua toko di China dibuka kembali.

Namun, pada Maret, Apple Stores di Amerika Serikat ditutup dan mulai dibuka kembali bulan berikutnya. Proses itu terganggu dan lokasi Amerika Serikat ditutup saat beberapa Apple Store dirusak dan dijarah selama protes anti-rasisme.

Virus corona membuat Apple melakukan perubahan lain. Raksasa teknologi berbasis Cupertino ini terpaksa memindahkan WWDC 2020 ke format online.

WWDC 2020 akan disiarkan melalui beberapa platform, termasuk aplikasi Apple Developers mulai 22 Juni. Kini, belum diketahui apakah virus corona juga akan memengaruhi peluncuran iPhone 12 atau tidak.

Editor : Dini Listiyani