AI Makin Canggih, Anak Muda Mulai Khawatir soal Masa Depan Dunia Kerja
Kasi SMP/SMA Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Timur, Sriyadi, yang mewakili Wali Kota Jakarta Timur saat membuka kegiatan, juga mendorong peserta untuk berani menyampaikan pandangan dan mengembangkan kemampuan diplomasi.
"Gunakan forum ini untuk berani bersuara dan berani berbeda pendapat. Latih kemampuan berkomunikasi, bernegosiasi, berdiplomasi dan kepemimpinan," kata Sriyadi.
Selain AI dan dunia kerja, peserta AYIMUN Cibubur Chapter membahas persoalan kemiskinan lintas generasi melalui forum Economic and Social Council (ECOSOC). Topik yang diangkat yakni Breaking Chains: Tackling Intergenerational Poverty from Its Roots.
Dua isu tersebut memperlihatkan bagaimana generasi muda mulai diajak melihat persoalan masa depan bukan hanya sebagai sesuatu yang terjadi jauh di luar kehidupan mereka. Perkembangan teknologi, perubahan pasar kerja, hingga kesenjangan ekonomi merupakan persoalan yang berpotensi mereka hadapi ketika memasuki usia produktif.
Karena itu, pembahasan mengenai AI tidak berhenti pada seberapa canggih teknologi tersebut. Bagi anak muda, pertanyaan lainnya adalah bagaimana mereka mempersiapkan diri agar tetap relevan ketika teknologi terus mengubah cara dunia bekerja.
Editor: Muhammad Sukardi