Akuisisi Beat Games, Facebook Ingin Membawa VR ke Lebih Banyak Pengguna

Dini Listiyani ยท Rabu, 27 November 2019 - 11:01 WIB
Akuisisi Beat Games, Facebook Ingin Membawa VR ke Lebih Banyak Pengguna

Facebook Akuisisi Beat Games (Foto: Beat Saber)

MENLO PARK, iNews.id - Facebook meminang Beat Games, studio yang bertanggung jawab untuk virtual reality (VR) Beat Saber. Usai akuisisi, Beat Games akan ditempatkan bersama tim Oculus Studio.

Akusisi yang dilakukan Facebook tak lain untuk membantu Oculus, yang juga mengoperasikan headset VR. Dengan kerja sama ini diharapkan dapat membawa VR ke lebih banyak orang.

"Hari ini kami mengumumkan Beat Games bergabung dengan kami dalam upaya untuk membawa VR ke lebih banyak orang di seluruh dunia. Mereka akan bergabung dengan Oculus Studio sebagai studio yang dioperasikan secara independen di Praha," kata bos konten Oculus Mike Verdu dalam unggahan di blog yang dikutip dari Venture Beats, Rabu (27/11/2019).

Lantas bagaimana dengan nasib Beat Saber? Bagi penggemar Beat Saber, terutama yang bermain di PSVR atau Vive tidak perlu khawatir akan akuisisi ini. Pasalnya, Beat Games akan terus mendukung Beat Games di setiap platform.

"Yang paling penting, apa yang masyarakat sukai tentang Beat Saber akan tetap utuh. Beat Games akan terus mengirim konten dan pembaruan untuk Beat Saber di semua platform yang saat ini didukung, sekarang dengan lebih banyak dukungan dari Facebook," ujar Verdu.

Dengan pembelian Beat Games, Oculus Studio mendapatkan tim veteran VR. Dan, publisher berjanji untuk membiarkan studio terus beroperasi secara mandiri.

Verdu mengatakan dia mengerti bagaimana perusahaan besar dapat merusak tim yang lebih kecil. Oleh karena itu dia ingin menghindari itu terjadi.

"Saya sudah berada di industri dan telah melihat itu secara langsung. Namun, saya juga telah melihat dan menjadi bagian dari berbagai kisah sukses yang luar biasa. Kisah yang ingin kami buktikan waktu ke waktu adalah ini, studio indie bergabung dengan beberapa sekutu yang berpikiran sama dan bersama-sama menemukan cara mendorong VR ke tingkat yang baru,"ujarnya.


Editor : Dini Listiyani