Beda dari Twitter, Google Tak Berencana Terapkan Kerja Jarak Jauh Secara Permanen

Dini Listiyani ยท Sabtu, 23 Mei 2020 - 17:08 WIB
Beda dari Twitter, Google Tak Berencana Terapkan Kerja Jarak Jauh Secara Permanen

Google tak berencana terapkan kerja jarak jauh selamanya (Foto: Unsplash)

MOUNTAIN VIEW, iNews.id - Facebook dan Twitter telah mengumumkan pembaruan besar untuk kebijakan kerja jarak jauh karyawannya. Namun, Google tidak melakukan perubahan besar pada prioritas tempat kerjanya.

Sebagai gantinya, Google mengambil pendekatan yang lebih terukur. CEO Google Sundar Pichai mengatakan kepada Wired, mereka akan melakukan penelitian cara kerja yang bagi karyawannya tersebut.

“Seberapa produktif kita saat tim yang berbeda yang biasanya tidak bekerja bersama harus berkumpul untuk brainstorming, proses kreatif? Kami akan melakukan penelitian, survei, belajar dari data, mempelajari apa yang berhasil,” kata Pichai sebagaimana dikutip dari Cnet, Sabtu (23/5/2020).

Komentar Pichai datang sehari setelah CEO Facebook Mark Zuckerberg mengatakan raksasa jejaring sosial akan mengizinkan beberapa karyawannya bekerja dari rumah secara permanen.

Sebelum Facebook, Twitter lebih dulu memperbolehkan karyawannya bekerja di rumah secara permanen. CEO Twitter Jack Dorsey juga memperluas kebijakannya tersebut ke perusahaan pembayaran mobile Square.

Diskusi mengenai kebijakan kerja jarak jauh menggarisbawahi, bagaimana perusahaan teknologi terbesar di dunia mengevaluasi kembali pendekatan mereka terhadap bisnis setelah coronavirus baru memaksa penutupan kantor. Pichai sebelumnya mengatakan sebagian besar karyawan akan bekerja dari jarak jauh untuk sisa 2020.

Awal pekan ini Pichai mengatakan, para pekerja kemungkinan akan datang dengan jadwal rotasi. Sementara kantor-kantor akan beroperasi pada kapasitas 20 persen atau 30 persen pada akhir tahun.

Google berada di tengah-tengah ekspansi kantor besar, termasuk penambahan besar ke kantor pusatnya yang sudah luas di Mountain View, California.

Perusahaan ini juga berinvestasi di kampus besar San Jose, California dan bangunan yang telah direnovasi di New York City. Pichai menyatakan, kerja jarak jauh tidak akan memengaruhi proyek-proyek tersebut.

“Dalam semua skenario saya berharap kita membutuhkan ruang fisik untuk menyatukan orang, tentu saja. Kami memiliki banyak pertumbuhan yang direncanakan di depan. Jadi bahkan jika ada beberapa koreksi saja, saya tidak berpikir jejak kita yang ada akan menjadi masalah,” katanya.

 

Editor : Dini Listiyani