Facebook Lawan Penyebaran Misinformasi Terkait Virus Korona

Dini Listiyani ยท Sabtu, 01 Februari 2020 - 09:02 WIB
Facebook Lawan Penyebaran Misinformasi Terkait Virus Korona

Facebook lawan penyebaran misinformasi terkait virus korona (Foto: Venture Beat)

MENLO PARK, iNews.id - Misinformasi mengenai virus korona tersebar di media sosial, termasuk Facebook. Guna membantu menekan jumlah penyebaran, Facebook mengambil langkah-langkah baru.

Facebook telah mengkonfirmasi mereka berusaha untuk membatasi penyebaran misinformasi mengenai virus korona dan mengarahkan orang ke informasi yang bermanfaat. Raksasa jejaring sosial itu memeriksa fakta konten dan menghilangkan klaim palsu di seluruh properti utama Facebook dan Instagram serta mengungkapkan informasi akurat.

Dikutip dari Venture Beat, Sabtu (1/2/2020), Facebook juga mengatakan pihaknya secara proaktif mengirimkan pemberitahuan kepada orang-orang yang telah berbagi atau secara aktif mencoba menyebarkan kebohohan terkait virus korona.

Selain itu, Facebook juga menyatakan akan mulai menghapus konten yang melibatkan klaim palsu atau teori konspirasi mengenai bagaimana virus telah menyebar sembari memblokir atau membatasi tagar yang meningkatkan paparan informasi yang salah.

"Kami fokus pada klaim yang dirancang untuk mencegah treatment atau mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Ini termasuk klaim yang berkaita dengan penyembuhan atau metode pencegahan palsu," kata Facebook.

Facebook bukan satu-satunya perusahaan teknologi di luar sana yang berjuang melawan penyebaran berita hoax virus korona. Sebelumnya ada Twitter yang mengambil langkah ini.

Twitter akan mencegah hasil pencarian otomatis, yang cenderung mengarahkan individu ke konten yang tidak dapat dipercaya. Sebaliknya, perusahaan akan menggunakan pencarian untuk mengarahkan pengguna ke informasi resmi dari organisasi seperti Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Begitu juga dengan Google. Raksasa mesin pencari internet ini juga mengaktifkan fitur SOS Alert di layanan Search mereka. Saat pengguna mencari coronavirus, mereka akan dibawa ke hasil penelurusan yang berisi tips kesahatan dan berita-berita terkait virus korona.

Editor : Dini Listiyani