Kembangkan Kecerdasan Buatan, Grab Operasikan Lebih 1.000 Model AI dan Machine Learning
“Grab AI DevX Connect 2026 menjawab tantangan ini dengan mempersiapkan talenta teknologi Indonesia agar siap membangun dan mengoperasikan sistem AI secara bertanggung jawab,” kata Andreas.
Dalam forum tersebut, Grab memaparkan bagaimana AI diintegrasikan ke berbagai fungsi, mulai dari engineering, product, data, marketing, hingga growth. Integrasi ini memungkinkan Grab menjaga kecepatan inovasi sekaligus disiplin operasional dalam mengelola bisnis berskala raksasa di Asia Tenggara.
Fondasi AI tersebut dirancang memberi dampak nyata bagi mitra ekosistem Grab, terutama UMKM dan Mitra Pengemudi. Salah satu inovasi andalannya adalah Grab Merchant AI Assistant, asisten bisnis virtual 24/7 yang terintegrasi di aplikasi GrabMerchant. Fitur ini memberikan rekomendasi personal, mulai dari pembaruan menu, pembuatan kampanye, hingga strategi peningkatan penjualan. Hingga Desember 2025, satu dari empat merchant aktif Grab telah memanfaatkan teknologi ini.
Sementara bagi pengemudi, Grab menghadirkan AI Driver Companion memanfaatkan data real-time dan historis untuk memprediksi area dengan permintaan tinggi. Hingga April 2025, fitur ini digunakan lebih dari 250.000 pengemudi setiap minggu di Asia Tenggara.
Grab juga mengembangkan fitur pelaporan suara berbasis AI yang memungkinkan pengemudi melaporkan kondisi jalan secara verbal, seperti kemacetan, banjir, atau pekerjaan jalan. Sepanjang 2025, fitur ini menerima lebih dari 16.000 laporan per hari dan berkontribusi meningkatkan akurasi serta kecepatan pembaruan GrabMaps.
Melalui GrabMaps, AI memproses data dalam jumlah besar untuk menghadirkan peta jalan yang diperbarui secara real-time berdasarkan lalu lintas, cuaca, dan kejadian lapangan. Teknologi ini membantu mitra menemukan rute paling efisien, termasuk navigasi di jalan kecil dan area sulit dijangkau.
Pemanfaatkan AI tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dengan mitra global, antara lain OpenAI dan Anthropic, agar teknologi yang dibangun relevan dengan kebutuhan operasional nyata di Asia Tenggara. Melalui strategi ini, Grab menjadikan AI bukan sekadar tren, melainkan fondasi utama yang menggerakkan mesin bisnis digital.
Editor: Dani M Dahwilani