Main Game Lebih dari 5 Jam Seminggu, Ini Dampaknya bagi Otak
Sementara itu, partisipan yang bermain game kurang dari 5 jam per minggu memiliki kemampuan kognitif yang diperkirakan 5 tahun lebih muda dibandingkan kelompok yang tidak rutin bermain game.
Menurut dr. Adam, sejumlah fungsi kognitif yang dikaitkan dengan temuan tersebut meliputi memori jangka pendek, kemampuan penalaran, kemampuan verbal, hingga kecepatan memproses informasi.
"Kemampuan kognitif otak yang menjadi awet muda pada orang yang rutin main game meliputi memori jangka pendek, kemampuan penalaran, kemampuan verbal, kecepatan memproses informasi," katanya.
Meski demikian, dr Adam mengingatkan temuan tersebut tidak bisa diartikan sebagai bukti bahwa bermain game secara langsung menyebabkan kemampuan kognitif menjadi lebih muda.
"Tapi ingat, penelitian ini baru asosiasi ya levelnya, bukan sebab akibat. Masih mungkin ada faktor lain yang berpengaruh ke kemampuan kognitif, selain rutinitas main game," ujarnya.
Bermain game dapat dikaitkan dengan performa sejumlah fungsi kognitif, tetapi temuan tersebut belum membuktikan hubungan sebab-akibat. Menjaga kesehatan otak tetap perlu dilakukan melalui pola hidup sehat secara menyeluruh.
[08.18, 18/9/2026] Dani: Bahaya Minum Kopi dan Teh Terlalu Panas, Dokter Ingatkan Risiko Kanker Kerongkongan
Minum kopi dan teh dalam kondisi terlalu panas ternyata berkaitan dengan peningkatan risiko kanker kerongkongan.
Editor: Dani M Dahwilani