Menkominfo Dukung Program Girls Takeover "Sehari Jadi Menteri" Diperluas

Febrines Stefanif ยท Kamis, 10 Oktober 2019 - 18:06 WIB
Menkominfo Dukung Program Girls Takeover "Sehari Jadi Menteri" Diperluas

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. (Foto: iNews.id/Febrines Stefanif)

JAKARTA, iNews.id - Yayasan Plan International Indonesia menggelar acara Girls Takeover "Sehari Jadi Menteri". Dalam acara tersebut, siswi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) berkesempatan menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) selama satu hari.

Perempuan itu adalah Maria Paskalia Wulandika Making, siswi kelas X dari Kabupaten Lembata, NTT. Perempuan yang akrab disapa Riska itu berhasil terpilih dari 500 anak yang mengikuti seleksi.

Menkominfo Rudiantara mengaku senang dengan inisiatif Yayasan Plan International Indonesia yang bekerja sama dengan Google Indonesia. Dia mendukung program itu terus berjalan.

"Programnya bagus dan saya sangat mengapresiasi, saya juga agak terkejut gitu ya. dengan kemampuan, kapabilitas, dan kapasitas adik-adil yang men-takeover saya kemarin, Riska dari Lembata," ujarnya di kantor Google Indonesia, Jakarta pada Kamis (10/10/2019).

Riska merupakan satu dari 12 anak Indonesia yang terpilih dalam program "Sehari Jadi Menteri" bekerja sama dengan Kominfo. Sementara 11 siswi lainnya 'didaulat' mengisi posisi-posisi pimpinan di Kominfo lainnya.

Rudiantara mengapresiasi program tersebut yang menyoroti pentingnya media untuk membentuk narasi positif tentang anak perempuan. Menurut dia, tugas kita saat ini adalah bagaimana menyinergikan media massa dan media sosial sehingga sehingga menjadi wadah yang aman dan positif bagi semua orang, termasuk anak perempuan.

"Kami sangat mendukung kegiatan ini untuk dilakukan berkelanjutan dan harapannya dapat menginspirasi anak-anak perempuan lainnya," kata Rudiantara.

Pria yang pernah berkarier di industri telekomunikasi itu berharap, lebih banyak lagi anak perempuan yang bisa terlibat dalam program ini.

"Tadi saya katakan sekarang baru 12 (orang), tahun depan harus 12 x 12, 144. Saya ketuk pintu siapapun yang bisa berkontribusi individu menjadi sponsor, menjadi Bapak angkat, menjadi Ibu angkat dari anak-anak program ini," ujarnya.


Editor : Rahmat Fiansyah