Robot Mikroskopis Bisa Berjalan dalam Tubuh Manusia di Masa Depan

Dini Listiyani ยท Senin, 31 Agustus 2020 - 16:09:00 WIB
Robot Mikroskopis Bisa Berjalan dalam Tubuh Manusia di Masa Depan
Robot mikroskopis bisa berjalan dalam tubuh manusia (Foto: Cornell University)

JAKARTA, iNews.id - Kemajuan di industri robot telah mengubah kehidupan manusia dalam banyak hal. Sistem robotik otomatis telah menambahkan efisiensi dan kecepatan pada industri yang tidak terhitung jumlahnya.

Kini, para engineer terus memajukan pekerjaan pada robot lebih kecil. Kemungkinan potensi mesin mikroskopis suatu hari berjalan melalui tubuh manusia lebih besar dari sebelumnya.

Seperti yang dilaporkan New Atlas, sebuah studi baru yang diterbitkan di Nature menjelaskan, beberapa kemajuan yang sedang dibuat dan menyoroti beberapa rintangan yang masih menghalangi. Mereka memiliki asisten robot kecil yang menjelajahi tubuh manusia untuk membuat tubuh tetap sehat.

Para peneliti di Cornell dan institusi lain telah mengembangkan robot jenis pertama yang menggunakan semikonduktor untuk menfasilitasi kendali jarak jauh eksternal. Mereka bergerak melalui impuls laser dan cukup kecil, sehingga mereka berada tepat di samping mikroorganisme yang sudah siap di dalam diri manusia.

"Robot baru ini memiliki ketebalan sekitar 5 mikron, lebar 40 mikron, dan panjangnya berkisar dari 40 hingga 70 mikron. Setiap bot terdiri atas sirkuit sederhana yang terbuat dari fotovoltaik silikon, yang pada dasarnya berfungsi sebagai batang tubuh dan otak, serta empat aktuator elektrokimia yang berfungsi sebagai kaki," kata Cornell University yang dikutip dari BGR, Senin (31/8/2020). 

Itu adalah beberapa bot yang sangat kecil, tapi bagus untuk apa mereka? Nah, saat ini belum banyak. Namun, di masa depan robot kecil seperti ini dapat mampu melakukan banyak hal.

Para ilmuwan mempunyai mimpi besar. "Meskipun robot ini primitif dalam fungsinya, mereka tidak terlalu cepat, mereka tidak memiliki banyak kemampuan komputasi, inovasi yang kami buat untuk membuatnya kompatibel dengan fabrikasi mikrochip standar membuka pintu untuk membuat robot mikroskopis ini pintar, cepat, dan dapat diproduksi secara massal," kata penulis utama studi Cohen.

Robot kecil ini menjanjikan mereka kemungkinan mampu melakukan hal yang bahkan tidak bisa dilakukan dokter terlatih dengan baik. Saat ini memang belum sampai pada titik di mana ilmuwan siap menyuntikkan robot ke tubuh manusia, tapi dengan kemajuan pesat yang dibuat, kemungkinan tidak akan lama lagi manusia akan sampai di sana.

Editor : Dini Listiyani