Tips Bikin Password Supaya Tak Mudah Diretas

Okezone ยท Sabtu, 25 Juli 2020 - 15:07 WIB
Tips Bikin Password Supaya Tak Mudah Diretas

Tips bikin password supaya tak mudah diretas (Foto: Unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Password adalah bagian penting dalam pembuatan akun. Namun, tidak semua password dibuat dengan baik dan memikirkan keamanan akun mereka.

Jadi, tak jarang password umum sering kali digunakan, contohnya ‘123456789’ atau bahkan menggunakan password yang sama untuk semua akun yang dimiliki. Melalui program ‘Tangkas Berinternet,’ Google perkenalkan tips yang akan membuat password lebih aman.

Program ini merupkan proyek global yang bertujuan memberikan literasi digital berstandar ISTE (International Society for Technology in Education) dan AASL (American Assosiation of School Librarian). Berikut ini 5 tips dari Google yang dapat Anda ikuti:

Buatlah kata sandi yang kuat

Google menjelaskan, kata sandi yang baik pada dasarnya memiliki kriteria terdiri dari setidaknya 8 karakter. Namun tahukah Anda? ada baiknya jika 8 karakter tersebut anda kombinasikan dengan berbagai unsur karakter, mulai dari huruf (besar dan kecil), angka, hingga simbol.

Contohnya, Anda dapat membuat kata sandi dari kata “Jerapah” yang dikombinasikan menjadi “J;r4p@h”. Kata sandi tersebut sangat sederhana namun lebih rumit dan aman kerena memanfaatkan unsur karakter yang berbeda.

 
Gunakan kreativitas Anda

Berhubungan dengan poin sebelumnya, selain kekuatan, ada baiknya kata sandi juga dibuat seunik mungkin. Maka, kreativitas Anda dibutuhkan. Selain mengkombinasi unsur karakter yang berbeda, ada baiknya Anda memilih kata sederhana namun tidak mudah ditebak.

Tujuannya, agar Anda tetap dapat mengingat kata sandi tersebut dengan baik. Anda dapat menggunakan nama panggilan Anda, pemain sepakbola favorit, atau bahkan film favorit Anda. Namun pastikan Anda tidak memakai kata “sandi” atau “password”.

Jangan gunakan informasi pribadi

Memilih kata yang sederhana dan mudah Anda ingat memang penting, namun pastikan jangan menggunakan informasi pribadi sebagai kata sandi Anda. Perlu diingat, Anda harus menghindari penggunaan nomor telepon, kartu identitas, nama ibu atau bapak kandung, atau bahkan tanggal lahir pribadi dalam membuat kata sandi. Hindari juga kata-kata yang umum digunakan orang karena dapat memberikan kemungkinan akun Anda mudah untuk diretas.

Ganti sandi di akun lain yang Anda miliki

Mungkin Anda menjadi salah satu orang yang menganut sistem “satu sandi untuk semua”, sebaiknya Anda segera tinggalkan sistem ini. Pasalnya, satu sandi untuk semua memang mudah, namun pada kenyataannya memiliki resiko yang jauh lebih besar dibandingkan menggunakan kata sandi berbeda.

“Setiap akun seharusnya memiliki kata sandi yang unik,” ucap Aldrich Christoper, Trust & Safety untuk Google Asia Pasific dalam acara webinar pada Selasa (21/7/20). “Satu sandi tidak boleh digunakan untuk semua akun – jika seorang hacker (peretas) mendapatkan sandi untuk satu akun, dan jika sandinya sama, maka peretas dapat meretas semua akun.”

Ubah kata sandi jika diperlukan

Terakhir, pastikan Anda tidak malas untuk mengubah kata sandi. Menurut Aldrich, ada baiknya Anda mengganti kata sandi setiap lima bulan sekali. Penggantian ini digunakan untuk memastikan keamanan Anda, terlebih jika adanya kemungkinan orang lain mengetahuinya.

Selain mengikuti tips tersebut, Anda juga dapat menggunakan fitur Security Check Up yang disediakan oleh Google. Melalui fitur itu Anda dapat mengecek seberapa aman kata sandi Anda.

Untuk menggunakannya, Anda cukup menuju laman g.co/SecurityCheckup dan login melalui akun e-mail yang hendak Anda periksa. Pastikan warna setiap tanda ceklis pada laman tersebut untuk mengetahui seberapa aman kata sandi yang Anda miliki.

Editor : Dini Listiyani